Australia memperluas larangan media sosial remaja ke YouTube, menghapus pengecualian

SYDNEY: Australia mengatakan pada hari Rabu (30 Juli) akan menambahkan YouTube ke situs yang dicakup oleh larangan pertama di dunia terhadap media sosial untuk remaja , membalikkan keputusan sebelumnya untuk mengecualikan situs berbagi video milik Alphabet tersebut dan berpotensi mengajukan gugatan hukum.

Keputusan itu diambil setelah regulator internet mendesak pemerintah minggu lalu untuk membatalkan pengecualian YouTube, dengan mengutip survei yang menemukan 37 persen anak di bawah umur melaporkan konten berbahaya di situs tersebut.

“Media sosial memiliki tanggung jawab sosial dan tidak diragukan lagi bahwa anak-anak Australia terkena dampak negatif dari platform daring, jadi saya akan segera menghentikannya,” kata Perdana Menteri Anthony Albanese dalam sebuah pernyataan.

“Saya ingin orang tua Australia tahu bahwa kami mendukung mereka.”

Keputusan ini memperluas larangan yang akan berlaku mulai Desember. YouTube menyatakan bahwa layanannya digunakan oleh hampir tiga perempat warga Australia berusia 13 hingga 15 tahun, dan tidak boleh diklasifikasikan sebagai media sosial karena aktivitas utamanya adalah mengunggah video.

“Posisi kami tetap jelas: YouTube adalah platform berbagi video dengan pustaka konten gratis berkualitas tinggi, yang semakin banyak ditonton di layar TV. Ini bukan media sosial,” ujar juru bicara YouTube melalui email.

Related Posts

Mahkamah Agung AS mungkin siap untuk membuang lebih banyak presedennya

Mahkamah Agung AS telah memberikan dirinya lebih banyak kesempatan dalam beberapa bulan mendatang untuk membatalkan putusan-putusannya sendiri di masa lalu, sebuah sinyal bahwa para hakim konservatifnya sedang memikirkan kembali seberapa…

Korban tewas akibat banjir dahsyat di Indonesia melampaui 900

Jumlah korban tewas di Indonesia akibat banjir baru-baru ini telah melampaui 900, dan ratusan orang masih hilang. Lebih dari 100.000 rumah hancur ketika siklon langka dan kuat terbentuk di Selat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Emраt Cаrа yang Dараt Kіtа Lakukan untuk Melestarikan Pеrаіrаn Vermont

Emраt Cаrа yang Dараt Kіtа Lakukan untuk Melestarikan Pеrаіrаn Vermont

Kеіndаhаn Gunung Tеrbаkаr

Kеіndаhаn Gunung Tеrbаkаr

Dаnа Pеrlіndungаn Kеаnеkаrаgаmаn Hауаtі Vеrmоnt

Dаnа Pеrlіndungаn Kеаnеkаrаgаmаn Hауаtі Vеrmоnt

Cаgаr аlаm ‘раru-раru hіjаu’ dі Lоndоn barat telah dіkоnfіrmаѕі

Cаgаr аlаm ‘раru-раru hіjаu’ dі Lоndоn barat telah dіkоnfіrmаѕі

Nуаnуіаn аntі-Sеmіt dilaporkan tеrdеngаr dі pertandingan ѕераk bоlа ѕеkоlаh

Nуаnуіаn аntі-Sеmіt dilaporkan tеrdеngаr dі pertandingan ѕераk bоlа ѕеkоlаh

Lаhаn bаѕаh уаng dіuѕulkаn аkаn ‘mеnсірtаkаn mоzаіk satwa liar’

Lаhаn bаѕаh уаng dіuѕulkаn аkаn ‘mеnсірtаkаn mоzаіk satwa liar’